Dua Pejabat Diduga Judi di Tengah Derita Rakyat, Wibawa Pemerintah Gayo Lues Dipertaruhkan

ANALISA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 11:24 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES|  Dugaan keterlibatan dua pejabat Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam praktik perjudian di sebuah warung di Blangkejeren menuai gelombang kemarahan publik. Informasi yang beredar luas di media sosial itu tidak hanya menyeret nama dua kepala badan—masing-masing dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)—tetapi juga menohok wajah birokrasi daerah yang tengah dituntut hadir di tengah kesulitan rakyat.

Sorotan masyarakat bukan tanpa alasan. Di saat sebagian wilayah Gayo Lues belum sepenuhnya pulih dari bencana banjir yang datang berulang, pejabat yang semestinya berada di garis depan penanganan justru diduga terseret dalam perilaku yang dinilai mencederai etika jabatan. Publik menilai, jika informasi tersebut benar, maka tindakan itu bukan sekadar pelanggaran moral, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan.

Kekecewaan warga semakin tajam karena dugaan tersebut muncul di tengah berbagai persoalan yang sebelumnya telah menjadi perhatian masyarakat, mulai dari isu transparansi anggaran kebencanaan hingga sorotan terhadap penggunaan anggaran daerah pada momentum meugang dan Lebaran.

Tokoh masyarakat yang dikenal dengan nama Mafia Ucak menyebut dugaan tersebut sebagai tamparan keras bagi pemerintah daerah. Menurut dia, publik berhak mempertanyakan arah kepemimpinan apabila pejabat yang memegang jabatan strategis justru tersandung persoalan yang mempermalukan institusi.

“Kalau rakyat kecil tertangkap berjudi diproses hukum, lalu bagaimana jika pejabat yang melakukannya justru dibiarkan? Di sinilah keadilan diuji,” kata dia.

Menurutnya, bupati harus segera mengambil sikap tegas dan tidak membiarkan persoalan itu berlalu tanpa kejelasan. Sebab, mempertahankan pejabat yang dinilai kehilangan integritas hanya akan memperdalam krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Sikap diam hanya akan dibaca sebagai pembiaran, sementara ketegasan akan menjadi penentu apakah pemerintah masih berpihak pada marwah birokrasi atau justru membiarkannya runtuh oleh ulah pejabatnya sendiri.  *******

Berita Terkait

Rabusin Menegaskan Fakta Hukum Harus Menjadi Dasar Putusan di Pengadilan Negeri Blangkejeren
Keadilan di Gayo Lues Diduga Tidak Transparan, Kasus Rabusin Jadi Sorotan Nasional
Hakim dan Jaksa Gayo Lues Diuji, Jangan Sembarangan Putuskan Kasus Rabusin
Warga Temukan Mayat di Pajak Pagi, Polisi Lakukan Identifikasi
Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
Kapolres Gayo Lues Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu
Kapolres Gayo Lues Terima Penghargaan Kapolda Aceh atas Keberhasilan Penanganan Bencana Hidrometeorologi
Pengambilan Galian C Ilegal PT Pelita Nusa di Gayo Lues Diduga Kebal Hukum

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:03 WIB

ALL ASTAR: Jaga Kamtibmas yang Aman, Kondusif dan Damai

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:57 WIB

Samsuri, S.Pd.I, M.A Jadi Capres 2029, Fokus pada Pembangunan SDM Berakhlak dan Kompeten

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:45 WIB

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:17 WIB

Safari Ramadhan, Organisasi Kepemudaan Dukung Langkah Menko Pangan Zulkifli Hasan Pastikan Pasokan Pangan Aman dan Harga Stabil

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:14 WIB

PWI Laskar Sabilillah Nyatakan Dukungan Kepada Polri dalam Menjaga Harkamtibmas

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:50 WIB

Penanganan Kasus BKK oleh Polres Klaten Sudah Sesuai UUD dan Pelaku Kredit Fiktif Telah Divonis 3 Tahun Penjara

Senin, 2 Maret 2026 - 15:16 WIB

Sentuhan Humanis Polda Sumbar, Publik nilai Polisi Hadir dengan Nilai Religius di Tengah Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:01 WIB

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo: Perlu Adanya Sikap Jelas Dari Pemerintah untuk Melawan Perdagangan Orang

Berita Terbaru