Insentif per Hari untuk SPPG, Aktivis Nasional : Langkah Cerdas Kepala BGN Percepat MBG

ANALISA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:23 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI), Dedi Siregar, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap strategi yang diterapkan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, terkait pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari kepada yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dedi Siregar, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dan realistis dalam mempercepat implementasi program pemenuhan gizi nasional, khususnya dalam mendukung operasional SPPG di berbagai daerah.

“Kami menilai strategi Kepala BGN memberikan insentif Rp6 juta per hari kepada yayasan SPPG adalah kebijakan yang sangat tepat. Skema ini jauh lebih efisien dibandingkan apabila program MBG harus membangun seluruh fasilitas SPPG dari nol,” ujar Dedi dalam keterangannya di Jakarta.

Ia menegaskan, pendekatan kolaboratif dengan yayasan dan mitra pengelola dapur gizi tidak hanya menghemat anggaran negara, tetapi juga mempercepat jangkauan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana telah memberikan penjelasan bahwa insentif Rp6 juta per hari tersebut merupakan dukungan operasional yang dinilai tetap jauh lebih efisien dibandingkan jika pemerintah harus membangun infrastruktur dapur, sarana produksi, hingga sistem distribusi secara mandiri dari awal.

Dedi menambahkan, kebijakan ini menunjukkan kepemimpinan yang adaptif dan berbasis efisiensi anggaran. Dengan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia melalui yayasan SPPG, program MBG dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tetap akuntabel.

“Ini adalah bentuk inovasi kebijakan publik yang patut diapresiasi. Negara hadir dengan pendekatan kolaboratif, bukan semata-mata membangun dari awal yang tentu memerlukan biaya jauh lebih besar dan waktu yang lebih lama,” lanjutnya.

DPP LIPPI juga mendorong agar implementasi kebijakan ini tetap disertai dengan pengawasan yang ketat, transparansi anggaran, serta evaluasi berkala guna memastikan kualitas layanan pemenuhan gizi tetap terjaga.

Sebagai organisasi kepemudaan yang konsisten mengawal kebijakan publik, DPP LIPPI menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang bagi generasi bangsa. Oleh karena itu, strategi yang efisien dan tepat guna seperti yang dilakukan BGN harus kita dukung bersama,” tutup Dedi Siregar. (RED)

Berita Terkait

Safari Ramadhan, Organisasi Kepemudaan Dukung Langkah Menko Pangan Zulkifli Hasan Pastikan Pasokan Pangan Aman dan Harga Stabil
PWI Laskar Sabilillah Nyatakan Dukungan Kepada Polri dalam Menjaga Harkamtibmas
Penanganan Kasus BKK oleh Polres Klaten Sudah Sesuai UUD dan Pelaku Kredit Fiktif Telah Divonis 3 Tahun Penjara
Sentuhan Humanis Polda Sumbar, Publik nilai Polisi Hadir dengan Nilai Religius di Tengah Masyarakat
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo: Perlu Adanya Sikap Jelas Dari Pemerintah untuk Melawan Perdagangan Orang
Bupati Labusel Genap Setahun, HIMLAB Raya Jakarta Soroti Capaian Pembangunan Labuhanbatu Selatan
Publik Soroti Kerja KPF, Tegaskan KPF Salah Kaprah terhadap TNI
Deklarasi PCN Menegaskan Samsuri, S.Pd.I., M.A. sebagai Kandidat Presiden Indonesia

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 03:23 WIB

Pembangunan Gedung Damkar Putri Betung Disorot, Pekerjaan Diduga Tetap Berjalan Meski Kontrak Berakhir

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:40 WIB

Aparat Dinilai Hanya Tangkap Pengguna, LSM: Pengedar dan Bandar Bebas Berkeliaran

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:55 WIB

Pembuatan Parit di Desa Peuniti Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Keluhkan Kualitas Pekerjaan

Berita Terbaru