Tersendat hingga 2026, Dugaan Gagal Bayar Proyek dan ATK Pemkab Gayo Lues Bikin APH Diminta Bertindak

ANALISA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:16 WIB

50191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues — Dugaan gagal bayar kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Sejumlah kegiatan tahun anggaran 2025 hingga memasuki Januari 2026 dilaporkan belum juga direalisasikan pembayarannya oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) setempat.

Informasi yang dihimpun dari internal Dinas Pertanian menyebutkan, belanja Alat Tulis Kantor (ATK) dan perjalanan dinas tahun 2025 hingga kini belum dibayarkan. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait pengelolaan keuangan daerah, mengingat tahun anggaran telah lama berakhir.

Tak hanya itu, persoalan serupa juga melanda sejumlah proyek fisik. Di Dinas Perumahan dan Permukiman, beberapa kegiatan pembangunan disebut belum tuntas dari sisi pembayaran. Hal yang sama terjadi pada proyek fisik pembukaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues.

Seorang rekanan yang enggan disebutkan namanya mengaku terpaksa menanggung utang material dan upah pekerja akibat belum cairnya pembayaran proyek.
“Kami sudah menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak, tapi sampai sekarang belum dibayar. Ini sangat memberatkan,” ujarnya.

Lebih memprihatinkan lagi, dana Migas yang peruntukannya sudah jelas dan bersifat spesifik juga dilaporkan belum dibayarkan. Padahal, dana tersebut seharusnya menjadi hak daerah dan dimanfaatkan untuk menunjang program prioritas serta pelayanan publik.

Begitu juga dana BTT yang sudah dibahas diperubahan APBK Perubahan 2025 tak luput gagal bayar.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya masalah serius dalam manajemen kas daerah. Jika benar terjadi gagal bayar, maka dampaknya bukan hanya merugikan rekanan, tetapi juga berpotensi menghambat roda pemerintahan dan merusak kepercayaan publik.

Kepala Badan Keuangan Daerah Gayo Lues, Syukri, yang menjadi titik sentral tanggung jawab fiskal daerah, hingga Selasa 6 Januari 2026 tak kunjung bisa dimintai keterangan. Wartawan yang mencoba menemuinya di kantor tidak disambut apapun selain pernyataan hampa dari staf: “Bapak tidak ada!

Gagal bayar 20 milyar bukan uang yang sedikit tapi pertanyaannya kemana uang yang sebelumnya sudah ada tersedia di kas daerah yang peruntukannya sudah jelas sesuai dengan Dipa SIPD nya?Bersambung!!! (TIM)

Berita Terkait

Brimob Aceh, Sambang Desa Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI Ke-81
Pengembangan Kasus Narkotika, Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Tiga Pelajar
Quick Response Brimob Aceh Evakuasi Korban Kecelakaan Tunggal di Seukulen
Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Gerebek Rumah Terduga Tempat Penyalahgunaan Narkoba, Satu Pelaku Diamankan
Perubahan Nama Tidak Menghapus Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Pemerintah Diminta Tak Tertipu Administrasi
PT Rosin Masih Menyisakan Banyak Kejanggalan, Publik Menilai Perusahaan Ini Seolah Kebal Hukum
Melalui Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Terminal Kuta Panjang

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 07:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Prabowo, Anies dan Samsuri, S.Pd.I, M.A adalah Tiga Besar Tokoh Nasional Potensial untuk Pilpres 2029

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Dukung Imbauan Panglima TNI, PW GP Al Washliyah Minta Warga Waspadai Narasi Provokatif di Medsos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Jangan Giring Opini dengan Video Terpotong, Dedi Siregar Bela Pernyataan Utuh Zulhas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Prof. Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Polri Berbenah, Soroti Dugaan Kisruh di Polres Batu Bara

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI DisorotUsai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:07 WIB

#SamsuriCapres2029

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:38 WIB

Peran Abu-Abu Matel dalam Praktik Leasing: Antara Bisnis Legal dan Ketiadaan Perlindungan Hukum

Berita Terbaru

JABODETABEK

Pelajar Tangerang Raya Diajak Jauhi Narkoba dan Kekerasan

Jumat, 4 Sep 2026 - 15:39 WIB