Aktivis Dipukul Kepsek, 50 LSM Mengecam Keras & Siap Aksi ke Polda Sumsel

ANALISA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:50 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN, SUMSEL – Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN 5 Banyuasin, Edi Candra, terhadap aktivis LSM Mustar memicu kecaman keras dari kalangan aktivis di Sumatera Selatan.

Ketua LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRANSI), Supriyadi, menilai tindakan tersebut bukan sekadar emosi sesaat, tetapi sudah mencerminkan perilaku premanisme yang mencoreng dunia pendidikan.

“Ini sangat memalukan. Seorang kepala sekolah yang seharusnya mendidik justru melakukan penganiayaan terhadap aktivis,” tegas Supriyadi.

Ia juga menduga aksi kekerasan tersebut tidak terjadi secara spontan. Pasalnya, benda berupa besi disebut telah disiapkan di bawah meja kerja pelaku sebelum digunakan untuk memukul kepala korban.

Supriyadi turut menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang dinilai tidak menunjukkan empati kepada korban. Hingga kini, menurutnya, belum ada pejabat daerah seperti Bupati maupun Kepala Dinas Pendidikan yang menjenguk korban.

“Kami kecewa. Seolah tidak ada kepedulian dari pemerintah daerah terhadap korban,” ujarnya.
Kritik juga diarahkan kepada Polsek Mariana yang dinilai lamban menangani perkara tersebut. Meski tersangka telah ditetapkan, hingga kini pelaku disebut belum juga ditahan.

“Ini membuat publik bertanya-tanya, ada apa sebenarnya di balik penanganan kasus ini,” katanya.

Sebagai bentuk protes, sekitar 50 aktivis dari unsur LSM, media, dan organisasi masyarakat berencana menggelar aksi damai di Polda Sumsel pada Selasa, 17 Maret 2026.

Massa akan mendesak Kapolda Sumsel agar segera memerintahkan penahanan tersangka serta mengevaluasi penyidik di Polsek Mariana yang menangani kasus tersebut.

“Jika tidak segera ditahan, ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum,” pungkas Supriyadi. Tim PPWI-Sumsel

Berita Terkait

Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Kadisdukcapil Pekanbaru Terkesan Arogan: Ros Diblokir Tidak Bisa Masuk Ruang Pelayanan, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia
BK DPRD Ogan Ilir Segera Periksa Anggota Dewan Terkait Dugaan Pelanggaran Etik
Semangat Niat Baznas Dihargai, Polda Riau Apresiasi Tegaskan Pembangunan Jembatan Presisi Didukung Skema Kolaboratif
Pemberitaan Tanpa Verifikasi Dinilai Asal Tuduh, Publik Menyoroti Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Oknum Lain

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:17 WIB

Ketua Umum Bhayangkari Resmikan Secara Daring Bantuan Fasilitas Air Bersih di Gampong Cot Ara Kuta Blang

Selasa, 22 September 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolres Bireuen Hadiri Bazar Pasar Murah Sambut HUT TNI Ke-81

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Kegiatan Masa Ta’aruf dan Baitul Arqam Mahasiswa Baru UMMAH

Minggu, 13 September 2026 - 18:09 WIB

Pemberian Penghargaan Kepada Kapolres di UIA Jadi Simbol Soliditas dan Dukungan Lembaga

Sabtu, 12 September 2026 - 17:40 WIB

Kapolres Bireuen Dorong Penguatan Ilmu Kehumasan agar Personel Mampu Membangun Kepercayaan Publik melalui Informasi yang Akurat

Kamis, 3 September 2026 - 07:54 WIB

Inovasi Teknologi Pemantauan Dukung Langkah Kapolres Bireuen dalam Upaya Cegah Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 06:02 WIB

Pembekalan Kapolres Bireuen di POMABA UNIKI: Mahasiswa Harus Berintegritas dan Adaptif

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:58 WIB

Kapolres Bireuen Imbau Sinergi Berkelanjutan antara Ulama dan Aparat pada Momentum Haul ke-2 Tusop Jeunieb

Berita Terbaru